<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8225579756649369947</id><updated>2011-04-21T22:19:08.295-07:00</updated><title type='text'>cave_opener</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cave-opener.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8225579756649369947/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cave-opener.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>i Love on foot..</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04252624654097306561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_dPF_bEJvCbY/SPBbh9lN22I/AAAAAAAAAAU/bH7w--B0v_Q/S220/DSC06224.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8225579756649369947.post-3703521507763543425</id><published>2008-10-11T00:45:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T00:49:34.260-07:00</updated><title type='text'>Bedanya Single dan Multi Vendor</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;" lang="IN"&gt;Kelebihan Multi-Vendor VS Single Vendor [1] :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Kekuatan dalam mengambil Pilihan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Tidak seperti Single-vendor dimana perusahaan harus menyesuaikan dengan peralatan dari provider, sedangkan multi-vendor memberikan kebebasan kepada perusahaan untuk memilih. Teknologi harus dibangun untuk suatu solusi open standards-based&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;yang sesuai dengan visi bisnis perusahaan dan menanamkan inovasi yang kompetitif. &lt;/span&gt;Ketergantungan dengan salah satu vendor tidak terlalu kuat, karena banyak pilihan-pilihan, sehingga “bargaining posistion”&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;user lebih kuat dibandingkan dengan satu vendor. Biasanya tiap-tiap vendor punya keunggulan-keunggulan dalam salah satu sisi karena biasanya vendor-vendor tertentu mempunyai sasaran/target pasar yang spesifik pula, contoh cisco pada software maupun hardware networking. Apple pada bidang komputer untuk keperluan grafis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;b.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Investasi yang terbaik tanpa banyak kompromi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Jaringan menjadi suatu komponen penting dalam strategi bisnis, perusahaan seharusnya tidak dipaksa untuk mengorbankan satu area jaringan untuk yang lain yang lebih sederhana. Sebab produk vendor menjual dengan produk seperti itu. Sementara itu, Single-vendor memaksa perusahaan untuk bersedia menerima satu provider yang menawarkan kepada setiap ruang lingkup infrastruktur jaringan yang ada di perusahaan, sedangkan multi-vendor memungkinkan alternatif terbaik untuk solusi yang benar dan mengoptimalkan infrastruktur perusahaan yang sudah ada. &lt;/span&gt;Jika sistem yang ada mengalami error / failure, maka dapat berpindah ke sistem dari vendor lain &lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Fleksibilitas yang Memberikan Inovasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Ketika jaringan dibangun berdasarkan standar yang ada, perusahaan mempunyai kemampuan untuk mengadopsi solusi baru, sebagai pengembangan bisnis dan perubahan, atau sebagai solusi yang lebih meningkat dan cocok. Sebab multi-vendor dengan tak terpisahkan dari open-standards juga, dimana vendor harus melanjutkan inovasi untuk menciptakan keuntungan yang kompetitif, menjalankan alternatif terbaru yang memberikan solusi terbaik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Single-Vendor dengan portofolio produk yang sudah tertinggal dari yang lain dalam hal alokasi, alur hidup produk yang berlainan dan fokus usaha yang sedikit bergeser. Selain itu, Single-Vendor menyebabkan tertutupnya dari persaingan dengan vendor lain ketika mereka menawarkan suatu solusi yang lebih superior. Multi-vendor telah didasarkan pada standar terbuka dan tidak menuntut bahwa perusahaan harus mengorbankan fleksibilitas atau inovasi. Dalam faktanya, fleksibilitas dan inovasi produk utama Multi-vendor. &lt;/span&gt;Produk yang dihasilkan oleh multi vendor sangat fleksibel, murah, banyak variasi/inovasinya dan memiliki unjuk kerja&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;yang sangat tinggi. Selain itu, fleksibilitas memungkinkan kita dapat memilih vendor mana yang akan kita pilih tanpa bergantung hanya dengan satu vendor, dengan demikian persaingan harga pun sangat kompetitif sehingga harga yang kita peroleh akan lebih murah dengan kualitas yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;d.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Meningkatkan Profesionalisme Perusahaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Sangat jarang vendor bisa memahami bisnis perusahaan dan kebutuhan infrastruktur jaringan. Untuk menurangi ketergantungan dari single-vendor dengan cara melepaskan diri dari staff teknis yang dilatih hanya untuk single-vendor saja. Multi-vendor memastikan bahwa perusahaan adalah mitra, sehingga Multi-vendor memberikan kebebasan kepada perusahaan untuk memilih solusi yang sesuai, bukan vendor yang memaksakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;e.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pelayanan yang Khusus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Kompleksitas teknologi informasi pada masa sekarang memerlukan pendukung teknis berupa tenaga ahli dengan pengetahuan yang mendalam dan spesifik. Sebab pada Single-vendor dirancang untuk menciptakan produk yang didukung oleh tenaga ahli yang tidak spesifik, sehingga sedikit yang memiliki pengetahuan yang luas, memerlukan banyak waktu untuk dilatih secara spesifik. Multi-Vendor memastikan bahwa perusahaan membutuhkan keahlian spesialis untuk&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;memecahkan permasalahan secara efektif dan bisa memperkecil dampak gangguan terhadap perusahaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;f.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Open Standard untuk Fleksibilitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Implementasi untuk membangun suatu reputasi yang high-performance class harus berdasarkan pada kebutuhan hari ini infrastruktur jaringan hari ini dan yang akan datang. Inti dari reputasi adalah komitmen untuk solusi open standard. &lt;/span&gt;Dari segi software, program yang kita jalankan dapat berjalan di berbagai platform operating system, sehingga kita tidak perlu harus mengganti operating system yang ada, dengan demikian akan mengeluarkan biaya yang cukup rendah. Disamping itu dengan adanya teknologi baru baik operating system, switching, maupun protocol, multi vendor dapat mendukung seluruh infrastruktur yang ada sehingga dapat menghemat biaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;2.2.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Kekurangan Multi-Vendor [2] :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Harga: Multi-vendor, Multi-cost &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Multi-vendor model menambahkan biaya baru yang lebih mahal&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;untuk membangun dan memelihara system supaya berjalan secara berlanjut. Biaya IT dapat terjadi tiba-tiba dan secara umum terbagi dalam dua alokasi : pengeluaran modal (CAPEX= Capital Expenditures) dan pengeluaran operasional (OPEX= Operational Expenditures). OPEX berkaitan dengan pembelian, pemeliharaan, dan manajemen barang dan jasa IT, dan (tanpa biaya-biaya tetap seperti sewa, dll). Dalam kategori pertama, tujuannya adalah untuk mengurangi CAPEX, yang meliputi biaya pembelian hardware dan software yang menjaga kualitas pelayanan. Artinya, semakin banyak vendor, semakin banyak pula CAPEX nya, sementara biaya IT yang dikeluarkan belum tentu mendapatkan keuntungan yang memuaskan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Kompleksitas: Lebih sulit dalam pengaturan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Mengelola Multi-vendor secara alami lebih sulit dibandingkan dengan mengelola satu provider. Setiap vendor mempunyai kebutuhan bisnis mereka sendiri dan kemampuan dalam teknologi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Multi-vendor berarti multi integrasi pengaturan mitra, sehingga semakin banyak vendor, maka semakin sulit untuk melakukan perubahan implementasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Kapabilitas: sedikit canggih untuk digunakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Multi-Vendor bertujuan untuk mempunyai kemampuan yang lebih canggih. Akan tetapi, nilai dan fungsi disepakati berdasarkan interoperabilas yang terbatas bila dukungan elektronik lainnya dan ketiadaan pengaksesan secara online dan lengkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;2.3.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kelebihan Single-Vendor [3] :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Kompleksitas bisa dikurangi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Dengan&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;mengadopsi single-vendor, kebutuhan pelanggan hanya membutuhkan sebuah implementasi layanan dalam jaringan.. Ketika menggunakan Single-vendor, tidak ada kebutuhan untuk memahami dan merancang teknologi yang lebih rendah yang masih tersedia. Kompleksitas manajemen IT akan diperkecil dibandingkan dengan Multi-vendor yang memiliki berbagai perangkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Minimalisasi Waktu Perbaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Ketika menerapkan Single-vendor, troubleshooting akan lebih cepat diperbaiki dibandingkan Multi-vendor, karena butuh waktu banyak untuk melatih teknisi supaya bisa mengatasi troubleshooting dari berbagai perangkat yang Multi-vendor.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;C.&lt;span style="font-size: 0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Biaya Operasional yang Lebih Rendah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Biaya dalam menerapkan dan mengoperasikan produk teknologi dari single-vendor dapat mengurangi kebutuhan untuk melatih teknisi dalam mengoperasikan dan mengorganisir perangkat yang ada dibandingkan dengan perangkat Multi-vendor.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Dari berbagai penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Multi-Vendor Memiliki keahlian dalam merancang, mengintegrasikan, dan menerapkan sistem Multi-vendor. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Infrastruktur dukungan (support system) yang general di seluruh dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Tenaga ahli yang sangat terlatih, spesifik, dan profesional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Pelayanan yang fleksibel dan sesuai dengan berbagai anggaran dan kebutuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Pelayanan Actionable Intelligence dapat mencegah permasalahan dan menyediakan kemajuan yang berkelanjutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Kesesuaian yang tinggi bagi end-user dan memungkinkan untuk mengoptimalkan pengembalian investasi teknologi informasi di perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;sumber : http://arispegea.blogspot.com/2008/09/single-vendor-atau-multi-vendor.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8225579756649369947-3703521507763543425?l=cave-opener.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cave-opener.blogspot.com/feeds/3703521507763543425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8225579756649369947&amp;postID=3703521507763543425' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8225579756649369947/posts/default/3703521507763543425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8225579756649369947/posts/default/3703521507763543425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cave-opener.blogspot.com/2008/10/bedanya-single-dan-multi-vendor.html' title='Bedanya Single dan Multi Vendor'/><author><name>i Love on foot..</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04252624654097306561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_dPF_bEJvCbY/SPBbh9lN22I/AAAAAAAAAAU/bH7w--B0v_Q/S220/DSC06224.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
